MTsN2Alor (News) – Proses belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi murid kelas IX berlangsung berbeda dan penuh antusiasme pada Selasa (21/7/2026). Para siswa diajak memahami materi teks prosedur melalui metode pembelajaran yang interaktif, aplikatif, dan menyenangkan langsung di dalam ruang kelas.
Kegiatan pembelajaran yang mengedepankan kreativitas ini didampingi secara langsung oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Abdurrazak Bay. Alih-alih sekadar mencatat teori dari papan tulis, para siswa diarahkan untuk mendemonstrasikan langsung cara membuat suatu karya atau aktivitas sederhana, lalu menyusun tahapan tersebut ke dalam draf tulisan.
Abdurrazak Bay menjelaskan bahwa metode praktik terapan ini sengaja dipilih agar murid tidak merasa bosan dan lebih cepat menangkap esensi materi. "Dengan mengalami dan mempraktikkan langsung apa yang mereka kerjakan, siswa menjadi lebih mudah memahami struktur baku teks prosedur, mulai dari penulisan tujuan, material, hingga langkah-langkah yang sistematis," ungkap Abdurrazak di sela-sela pendampingan.
Pendekatan praktis ini terbukti efektif dalam memantik partisipasi aktif seluruh murid kelas IX. Suasana ruang kelas terasa lebih hidup karena para siswa dapat berdiskusi, bekerja sama dalam menyusun kalimat, serta mempresentasikan hasil akhir teks prosedur mereka dengan gaya bahasa yang runtut.
Inovasi pembelajaran yang menyenangkan semacam ini diharapkan dapat terus meningkatkan minat literasi anak didik. Penguasaan materi teks prosedur dinilai sangat krusial sebagai bekal kecakapan komunikasi siswa agar mampu menyampaikan panduan atau instruksi secara logis di kehidupan sehari-hari.


.jpg)
0 Komentar